USD/JPY: Yen berada di bawah tekanan

Analisa Fundamental untuk 27/07/2016

Keputusan suku bunga Fed AS dan pernyataan Perdana Menteri Jepang dapat mempengaruhi pergerakan pasangan

Setelah rilis pers tentang rencana Perdana Menteri Jepang untuk meluncurkan program stimulus ekonomi untuk 28 triliun yen pada 2 Agustus, pasangan USD/JPY melonjak hingga ke level 106.50. Indeks saham Jepang Nikkei Stock Average naik 1.7% hingga 16664.00 poin pada akhir sesi Asia.

Ini akan menjadi salah satu langkah yang paling luas untuk merangsang perekonomian negara lebih dari tiga setengah tahun sejak Abe menjabat sebagai Perdana Menteri Jepang. Pemerintah Jepang juga dapat isu obligasi 50-tahun.

Ketidakpastian ekonomi global, kenaikan tinggi dalam Yen dan statistik makro-ekonomi yang lemah, serta inflasi yang rendah di negara ini adalah fakta-fakta, yang memaksa pemerintah Jepang untuk mencari jalan keluar dari situasi yang sulit.

Investor akan memfokuskan perhatian pada pertemuan Bank Jepang, yang akan berakhir pada hari Jumat. Bank Jepang berada di bawah tekanan dari pemerintah dan perlunya untuk memudahkan kebijakan moneter.

Hari ini pukul 20.00 (GMT + 2) keputusan suku bunga oleh Fed AS akan diumumkan. Tingkat kemungkinan akan tetap di tingkat sebelumnya 0.5%. Namun, jika Fed mengindikasikan kemungkinan kebijakan moneter pada pertemuan bulan September, maka USD akan naik.

Futures untuk tingkat dana Fed menunjukkan 20% kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan September terhadap 12% kemungkinan awal bulan ini. Probabilitas kenaikan tingkat suku bunga pada bulan Desember adalah 51%.

Statistik makro-ekonomi yang positif di Amerika dan penurunan kekhawatiran tentang Brexit, membuat investor percaya bahwa Fed akan menaikkan suku bunga tahun ini.

Oleh karena itu, data fundamental memberikan alasan untuk menganggap bahwa pasangan USD/JPY akan terus tumbuh.